Kemiskinan tersebut, Allah memerintahkan umat islam untuk mengerjakan hal-hal

Kemiskinan memang suatu masalah klasikyang telah terjadi sejak jaman dahulu, seperti halnya pada jaman Jahiliyah.Rakyat miskin pada masa itu mengalami kehidupan yang sulit. Mereka dianggapsebagai kaum hina dan rendah. Pendidikan tidak diberikan kepada rakyat miskinpada masa itu.

Hal itu mendorong rakyat miskin untuk melakukan tindak kriminaluntuk menutupi status kemiskinannya. Berdasarkansudut pandang agama Islam, istilah miskin bersumber dari kata as Sakan yang berarti lawan kata darihal yang bergerak. Sehingga miskin menurut islam adalah orang yang ditenangkanoleh kefakiran dan tidak memiliki sesuatu yang dapat mencukupi kebutuhanhidupnya. “Telahmenceritakan kepada kami Ibnu Abu Maryam, telah menceritakan kepada kamiMuhammad bin Ja’far, ia berkata; Telah menceritakan kepadaku Syarik bin AbuNamir bahwa Atha bin Yasar dan Abdurrahman bin Abu ‘Amrah Al-Anshari keduanyaberkata; Kami mendengar Abu Hurairah r. a berkata; Nabi saw.

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

bersabda: “Orangyang miskin bukanlah orang yang merasa telah cukup dengan satu atau dua buahkurma, atau sesuap atau dua suap makanan. Tetapi orang miskin adalah orang yangtidak meminta-minta dan menunjukan kemiskinannya kepada orang lain. Jika kalianmau, bacalah firman Allah: “Mereka tidak meminta-minta kepada orang lain.” (H.R. Al-Bukhari) Berbagai solusimengenai pengentasan kemiskinan telah tertulis di dalam Al-Quran.

Banyak suratdan ayat-ayat dalam Al-Quran yang menjelaskan tentang kemiskinan di dunia danbagaimana mengatasinya. Ayat-ayat tersebut dibagi menjadi tiga pokok, yaitumengenai kewajiban individu, kewajiban masyarakat, dan kewajiban pemerintah. Pertama, kewajiban individu dalam menanggulangi kemiskinan salah satunya yaitudengan bekerja keras dan bersungguh-sungguh dalam mencari pekerjaan. Dariberbagai agama yang ada di muka bumi, Islam merupakan agama yang sangatmenjunjung tinggi nilai kerja keras. Dalam islam dikenal istilah etos kerja,yang menurut Nurcholish Madjid berarti pandangan hidup dan keyakinan orangislam bahwa kerja memiliki kaitan dengan cara memperoleh rizki dan ridho Allah.Al-Quran telah menjelaskan mengenai etos kerja bagi orang mukmin, diantaranyaQS Al-Mujadilah ayat 11 yang berbunyi :  Artinya: “Wahaiorang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, ” Berilah kelapangan didalam majlis-majlis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapanganuntukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscayaAllah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu danorang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.

Dan Allah Mahateliti apa yangkamu kerjakan” (QS Al Mujadilah : 11)Dalam ayat tersebut,Allah memerintahkan umat islam untuk mengerjakan hal-hal baik yang diridhaiAllah. Hal tersebut mencerminkan bahwa Allah memerintahkan kaumnya untukmelakukan pekerjaan yang baik dan halal untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.Selain itu, ayat tersebut juga menjelaskan bahwa Allah akan mengangkat derajatorang-orang beriman yang memiliki ilmu pengetahuan yang baik. Agama islammenerangkan bahwa amal dan kerja adalah salah satu bukti dari keberadaanmanusia. Maksudnya adalah dengan kerja keras dan amal baik yang dimilikinya,manusia dapat mencapai kesejahteraan dalam hidupnya. Apabila di daerah tempattinggal masyarakat tidak terdapat lapangan pekerjaan yang layak, Allah melaluikitab-Nya menganjurkan umat muslim untuk berhijrah ke tempat lain untuk mencaripekerjaan, seperti yang dijelaskan dalam QS An-Nisa ayat 100. “Barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapatidi muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barangsiapakeluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya,kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), Makasungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah.

Dan adalah Allah Maha Pengampunlagi Maha Penyayang”(QS An Nisa : 100)Kedua, kewajiban masyarakat.Sebagai sesama muslim, Allah telah menganjurkan kita untuk saling membantu satusama lain. Salah satu bentuk dari kewajiban masyarakat adalah dengan memberikansumbangan atau zakat. Mereka yang tergolong dalam kalangan atas danberkecukupan hendaknya membantu rakyat miskin yang membutuhkan bantuan. Haltersebut telah dijelaskan dalam QS Al-Dzariat ayat 19.                                                                                                                                          “Dalam harta mereka ada hak untuk (orang miskin yangmeminta) dan yang tidak berkecukupan (walaupun tidak meminta)” (QS Al-Dzariat:19)Sudah sewajarnya masyarakat yang berkecukupan membantu sodaranyayang lebih membutuhkan.

Berbagi kepada sesama tidak akan mengurangu rezekiorang tersebut, tetapi justru dapat menambah rezeki dan pahala orang tersebut. Ketiga, kewajibanpemerintah. Sebagai khalifah atau pemimpin yang dipilih dan diberikan amanaholeh rakyat, sudah seharusnya pemerintah memberikan yang terbaik bagirakyatnya. Mencukupi dan memenuhi kebutuhan rakyat adalah salah satu tugaspemerintah. Dalam pandangan islam, seseorang yang diuji oleh Allah dan iamenerimanya dengan segala keimanan sesungguhnya termasuk orang-orang yang kelakdimuliakan oleh Allah SWT, seperti yang tercantum dalam QS Saba ayat 15-16. Artinya : “Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu Dia dimuliakan-Nya dandiberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: Tuhanku telah memuliakanku.Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata:Tuhanku menghinakanku” (QS Saba : 15-16)                                                                                                              Kemiskinan merupakan musuh bagi umat islam yang harus dicari solusi danmengimplementasikannya pada masyarakat agar kelak kehidupannya dapat menjadilebih baik.       BABIII PENUTUP3.

1 Kesimpulan                Pengentasankemiskinan merupakan salah satu tujuan besar dari Sustainable Development Goals. Kemiskinan merupakan suatu kondisidimana seseorang memiliki kualitas hidup yang serba terbatas dan kekurangansehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan serta hak-hak dasarnya.              Terdapat berbagai faktor yang dapatmenyebabkan kemiskinan, seperti rendahnya tingkat dan kualitas seseorang,kebijakan pemerintah yang memberatkan rakyat miskin, keterbukaan diri terhadapteknologi yang rendah, dan keadaan geografis yang berbeda-beda. Selain itu,faktor-faktor dari dalam diri individu tersebut juga dapat mempengaruhikemiskinan. Misalnya saja kondisi fisik yang cacat akan mengurangi kemampuanseseorang untuk dapat memenuhi kebutuhannya.             Indonesia merupakan salah satu negaradengan penduduk miskin terbesar.

Tidak sedikkit rakyat Indonesia yang hidupserba keterbatasan. Bahkan, masih ada penduduk yang berpenghasilan tidak lebihdari Rp20.000 perhari. Listrik dan infrastruktur lainnya pun tidak dapatdinikmati semua penduduk Indonesia secara merata.             Masalah kemiskinan yang tak kunjungberakhir memberikan banyak dampak bagi kehidupan rakyat Indonesia. Angkapengangguran yang semakin meningkat, kasus kriminalitas merajalela, banyakanak-anak yang tidak berkesempatan memperoleh pendidikan yang layak, bahkanpemberontakkan dan rasa kekecewaan rakyat terhadap pemerintah pun marakterjadi.

            Dalam agama islam, kemiskinanmerupakan masalah yang kompleks dan merupakan salah satu bentuk ujian dariAllah bagi umatnya. Namun, berbagai solusi telah tertulis di dalam Al-Quran,seperti menerapkan etos kerja dalam kehidupan sehari-hari, memberikan sumbanganataupun infaq, berzakat, dan lain-lain. Dalam pandangan islam, sesungguhnyaorang-orang miskin merupakan kaum yang sedang diuji keimanannya oleh Allah.Apabila dalam menghadapi ujian tersebut disertai dengan rasa keimanan makaAllah akan memuliakan orang-orang tersebut. 3.

2 Saran             Sebagai mahasiswa kita memilikiperan besar untuk ikut serta mengatasi berbagai permasalahan dan dampak yangditimbulkan oleh kemiskinan. Karena mahasiswa bukan hanya sekedar status,tetapi di pundak kita terdapat beban yang besar, yaitu beban amanah untukmemperbaiki bangsa sesuai dengan salah satu peran mahasiswa sebagai agenperubahan bagi bangsa Indonesia.