Kelaparan merupakan gejala sekaligus akibat dari kemiskinan yang telah

Kelaparan merupakan gejala sekaligus akibat dari kemiskinan yang telahada di dunia ini selama ratusan tahun lamanya. Pertumbuhan manusia di duniamencapai 815 miliar di tahun 2017, dengan begitu permintaan makanan juga akanberbanding lurus.

Namun saat ini penawaran makanan tidak cukup untuk memenuhisemua permintaan di berbagai tempat. Setiap harinya 1 dari 9 orang di duniakelaparan (Global Hunger Index, 2017),padahal bumi kita dapat memproduksi bahan makanan yang cukup untuk memberimakan seluruh populasi makhluk hidup. Melihat fakta tersebut, mengapa kelaparanterjadi di dunia ini?            Kemiskinan dan kelaparanmempunyai hubungan yang sangat erat, kemiskinan adalah kondisi dimana seseorangtidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya, seperti makanan, sandang, papan, danlainnya. Tak semua orang yang miskin menderita kelaparan, namun hampir semuaorang yang kelaparan adalah orang miskin.            Bolivia yang merupakannegara termiskin di Amerika Latin, Bolivia memiliki luas lebih dari 32 kalilipat luas Belgia dan mempunyai penduduk dengan jumlah yang hampir sama.Melihat fakta ini bagaimana cara Belgia dapat lebih maju dengan luas lahan yanglebih terbatas dibandingkan dengan Bolivia? Mungkin banyak yang berpendapatkalau ketahanan pangan di kedua negara tersebut akan dipengaruhi oleh iklim dan kondisi tanah suatu tempat.

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

Iklim, air, komposisi tanah, dan kondisi tanah memang sangat mempengaruhibagaimana kualitas pertanian, namun kita tidak dapet menyalahkan faktor alamsepenuhnya. Sekitar sepertiga masyarakat Bolivia berprofesi sebagai petani dansekitar 40% dari penduduknya bergantung kepada hasil pangan, namun lebih dari seperempatpenduduk Bolivia menderita kelaparan.             Hasil bumi di RepublikKongo diperkirakan dapat menghasilkan pangan yang cukup untuk seluruhmasyarakat di benua Afrika, sekitar 58% penduduknya bertahan hidup denganbertani. Tapi Kongo mempunyai populasi orang lapar terbanyak di dunia, yaitusekitar 70% dari populasi negara tersebut.

            Melihat hal ini, bagaimanabisa kelaparan terjadi padahal banyak lahan tersedia untuk memproduksi makanan?Kebijakan dalam perdangangan dunia turutmengambil andil dalam hal kelaparan. Hasil pangan di berbagai wilayah di duniaakan berbeda jenis, nutrisi, dan jumlahnya. Di Amerika Serikat, jagung dangandum merupakan pangan yang berlimpah, namun Afrika Selatan kewalahan untukmemenuhi permintaan. Jika tidak adanya pajak dan batasan lainnya dalamperdangangan dunia, maka bahan pangan akan tersebar ke seluruh penjuru dunia,mengakibatkan terjadinya kebebasan perdangangan pangan. Dengan begitu di saatyang sama, kebebasan perdangangan internasional akan mengambil andil dalammenyejahterakan negara-negara serta membina kerjasama.

(Lappé & Collins, 1986).Di negara-negara maju, pemerintahmengalokasikan dana bermilyaran untuk sektor pertanian, dengan begitu merekadapat mempunyai akses dan teknologi yang canggih, seperti traktor, pupuk yangberkualitas, dan lainnya. Sementara di negara berkembang yang terkena masalahkelaparan hal yang dapat diandalkan hanya tangan dan peralatan seadanya, jikamereka beruntung mereka akan mendapat air dan akses ke perkebunan. Bibit danpupuk yang digunakan tentunya seadanya. Di negara-negara tersebut pemerintahnyalebih berfokus kepada sektor pertanian komuditas ekspor seperti kapas, kopi,dan cokelat.

Ekspor yang dilakukan memang akan membantu meningkatkan GDP suatunegara, namun dengan cara ini negara tersebut akan sepenuhnya bergantung kepadahasil pangan yang di impor. Saat harga pangan di pasar internasional meningkat,masyarakat tidak mampu membeli dan akan kebingungan untuk memperoleh makanankarena keterbatasan uang dan pangan dan mau tidak mau mereka akan menjadikorban kelaparan.             Tak hanya itu,banyaknya petani di negara berkembang menanamkan hasil pangan yang digalakkanoleh kebijakan penghematan energi yang mendukung tenaga alternatif berasal daritumbuhan. Para korban kelaparan seharusnya lebih memilih bertani pangan yangdapat mereka makan untuk bertahan hidup dan mendapatkan ketahanan pangan tanpabergantung kepada negara lain daripada menggunakannya untuk memenuhi permintaannegara-negara besar untuk menghemat energi mereka.