ANALISIS dan apa yang mereka lakukan tidak ada hubungannya

ANALISIS FATWA BOM BUNUH DIRI MENURUT MUIOleh :Fahrul Rozi IshakA.           PENDAHULUAN Karakter jihadmempunyai beragam bentuk.

Menurut Amrozi, macam-macam jihad antara lain,menyuruh pada kebaikan, melarang berbuat keburukan, jujur atau tidakberbohong,dan juga tidak menyukai perbuatan nifak, seperti dalam hadist nabibersabda : Jihad ada 4 macam , yaitu amar ma’ruf, nahi munkar, jujur dalamkesabaran dan membenci kemunafikan.1Mencuatnyaistilah jihad dipermukaan, yaitu terjadi aksi peledakan bom bunuh diri dipusathiburan kawasan legian, kuta, bali pada tanggal 12 oktober 2002. Istilah jihadmencuat kembali dengan peristiwa bom bali tersebut. Istilah ini selaludidengung-dengungkan oleh amrozi, Ali Gufron, dan Imam samudera. Baik pada saatmereka didalam sel tahanan atau penjara, maupun didepan pengadilan.

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

Kata-katayang keluar dari mulut ketiga orang tersebut, selain kata jihad juga pekikkalimat takbir Allahu Akbar secara berulang-ulang dengan semangat dan penuhkeyakinan.2 Seruan untukberjihad itu dikaitkan dengan terorisme, pengorbanan diri (bom bunuh diri), dankekerasan atas nama agama. Namun gagasan mengenai jihad dalam tradisi islamtidak dapat direduksi menjadi tindakan-tindakan seperti itu. Hal inidikarenakan banyak orang muslim yang justru mengutuk tindakan merekaberdasarkan tradisi islam dan apa yang mereka lakukan tidak ada hubungannyadengan persyaratan jihad yang lebih luas. Perjuangan dijalan Allah.

3Jihad adalahtema yang sangat unik dan sangat menarik untuk diteliti dan dikaji,permasalahan jihad selalu menuai kontroversi dan tidak kunjung usai. Kasus tersebut mendapatkan perhatian yang besar di Indonesia terutamalembaga Fatwa yaitu Majlis Ulama Indonesia menfatwakan bahwa hukum teroris danbom bunuh adalah haram. Menarik untuk dibahas lebih lanjut penulis mencobamembatasi masalah tersebut dengan pertanyaan masalah. 1) Bagaimana MetodeIstinbath Ahkam MUI mengenai bom bunuh diri?, dan 2) Bagaimana Komentar Penulisterhadap Fatwa MUI mengenai bom bunuh diri?                         B.            PEMBAHASANa.            Istinbath Ahkam MUI Mengenai Bom Bunuh DiriNo.3 Tahun 2004tentang terorisme adalah sebagaimana uraian diatas bahwa MUI mencari pembenarandahulu dalam teks kitab suci al-Qur’an dan sunnah. Secara urut akan penulisuraikan di bawah ini : ???????? ??????? ????????? ???????????? ??????? ??????????? ???????????? ???????????? ???????? ??????????????? ??????????????? ????????????? ??????????? ?????????????? ??????????? ????????????? ????????????????????? ?????? ?????? ????????????? ????????? ????????????? ??????? ???????Artinya: “Sesungguhnya pembalasn terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasuln-Nyadan membuat kerusakan di bumi, hanyalah mereka di bunuh atau di saib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negri(tempat tinggalnya).

Yang demikian itu (seagai) suatu penghinaan untuk merekadi dunia dan di akhirat mereka memperoleh siksaan yang besar”(QS.al-Maidah: 33)QS.Al-Hajj : 39-40;???? ?????????? ???????????? ??????????? ???????? ???????? ??????? ?????? ?????????? ????????? 39  ????????? ?????????? ??????????????? ???????? ????? ?????? ????????????? ???????? ??????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ?????????? ???????? ??????????? ????????? ???????? ??????????? ??????????? ???????? ?????? ????? ??????? ???????? ???????????????? ??????? ?????????????? ?????? ??????? ????????? ???????Artinya: “Telah diizinkan(berperang) bagi orang-orang yang diperangi, Karena Sesungguhnya mereka Telahdianiaya. dan Sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong merekaitu.

39.  (yaitu) orang-orang yang Telahdiusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali Karenamereka berkata: “Tuhan kami hanyalah Allah”. dan sekiranya Allahtiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulahTelah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumahrumah ibadat orangYahudi dan masjid- masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah.Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. SesungguhnyaAllah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” (Q.

S. AL HAJJ : 39-40) QS.Al-Anfal :60 ??????????? ?????? ???????????????? ??????????? ?????? ??????? ????????? ??????????? ??????????? ??????? ????????????? ?????????? ????????????? ?????????????????? ??????? ???????????? ?????? ?????????? ?????????? ?????????? ??????? ??????? ?????????? ?????????? ??????????????Artinya: Dan siapkanlahuntuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kudayang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkanmusuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidakmengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. QS An-Nisa’ : 29 -30??? ???????? ????????? ??????? ????????????? ????????????? ?????????? ???????????? ?????? ??????????? ????????? ??????????? ???????? ?????? ?????????? ???????????? ?????? ??????? ????? ?????? ???????? 29 ?????? ???????? ??????? ?????????? ????????? ???????? ????????? ?????? ???????? ??????? ????? ??????? ????????30 Artinya : “Janganlah kamumembunuh dirimu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.(29) Danbarangsiapa berbuat demikian dengan melanggar hak dan aniaya, Maka kami kelakakan memasukkannya ke dalam neraka.

yang demikian itu adalah mudah bagi Allah(30).”QS. Al-Maidah : 32???? ?????? ??????? ????????? ?????? ????? ???????????? ??????? ?????????? ??????? ???????? ?????? ??????????? ???????????? ???????????? ?????? ???????? ???????? ?????? ?????????? ???????????? ??????? ???????? ???????? ????????? ??????????? ????????? ??????????????? ????? ????? ???????? ???????? ?????? ??????? ???????????? ?????????????Artinya: “Oleh karena ituKami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuhseorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukankarena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuhmanusia seluruhnya.

Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia,maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dansesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa)keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itusungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.” QS Al-Baqarah : 195 ??????????????? ??????? ??????? ????? ???????? ????????????? ????? ????????????? ????????????? ?????? ??????? ??????? ??????????????Artinya: Danbelanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkandirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, Karena SesungguhnyaAllah menyukai orang-orang yang berbuat baik. MUI juga mengutipbeberapa hadis sebagai berikut: ??? ??????? ?????????? ????????????? ?????????Artinya: tidak halal bagi seorang muslim menakut-nakutimuslim lainnya (HR Abu Dawud).4???? ????? ?????????? ?????? ???????? ????? ??????: ??????????? ?????????? ????? ???????? ????????????? ????????? ?????????? ??????? ???????????? ???????? ?????????? ???????? ??????????? ????????????. ??????? ?????Artinya: Dari Abu Hurairah RA iaberkata :Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang mengacungkan senjata tajam kepadasaudaranya, maka para malaikat melaknatnya hingga menghentikannya, meskipun diaitusaudara seayah seibu (saudara kandungnya)”.

(HR.Muslim).5 Dua hadis tersebut melarang keras terhadap tindakan menakut-nakutiorang lain dan hadis berikutnya mengenai ancaman terhadap pelaku bunuh diri.MUI juga mengutip kaidah fiqhiyah yang berbunyi:  ??????????? ????????? ????????? ???????? ????????? ?????????”Dharar yangbersifat khusus harus ditanggung untuk menghindarkan dharar yang bersifat umum(lebihluas) ??????? ????????? ??????????????????? ????????? ???? ??????????”Lawannya, jika bertabrakan dua mafsadat,Pilihlah mafsadatyang paling ringan”Sebagaimana Prof. Jaih Mubarak dalam bukunya menjelaskan bahwa teroris itusama halnya dengan perbuatan hirabah “Orang yang mengangkat senjata melawanorang banyak dan menakutnakuti mereka(menimbulkan rasa takut di kalangan masyarakat)6Lebih diperingkasdengan pendapat Jaih Mubaroq , selain dalil-dalil Al-Qur’an maka dalil yangdigunakan MUI adalah hadist Nabi SAW tentang cegahan menakut-nakuti orangmuslim lainnya (riwayat Abu Dawud); cegahan mengacungkan senjata tajam kepadasesama muslim (riwayat Muslim); cegahan melakukan bunuh diri (riwayat Bukharidan Muslim) dan kaidah fikih tentang perintah untuk menghindari kerusakan(dharar).7 Setelah MUI menemukan dasar dalam teks baik ituayat-ayat Al- Qur’an, hadist maupun kaidahf iqhiyah maka sesuai dengan yang disosialisasikan dalam berbagai media bahwa fatwa tersebut adalah sebagai hasil keputusanIjtima’ Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia dan dengani tupenulis berpendapat, bilaterdapat Ijtima’ maka putusan tersebut sudah sebagai keputusan dari kesepakatanbersama dari Ulama Komisi Fatwa MUI pada saat membahas fatwa tentang terorisme tersebut.

b.            Kometar Terhadap Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 03 Tahun2004 Tentang Terorisme mengatakan bahwahukum bom bunuh diri hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakankeputusasaan (al ya’su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs),baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/daral-salam/ dar al-da’wah)maupun di daerah perang (dar al-harb).8Pernyataan atau fatwa yang dikeluarkan olehMUI tersebut sebenarnya bertentangan dengan nash-nash Al-Quran sebagaimanaal-Quran surat At-Taubah Ayat 111 ????? ??????? ????????? ???? ?????????????? ???????????? ??????????????? ??????? ?????? ?????????? ? ???????????? ??? ??????? ??????? ????????????? ????????????? ? ??????? ???????? ?????? ??? ???????????? ?????????????? ???????????? ? ?????? ???????? ?????????? ???? ??????? ? ??????????????? ???????????? ??????? ??????????? ???? ? ????????? ???? ????????? ??????????Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan hartamereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah;lalu mereka membunuh atau terbunuh.

(Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allahdi dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya(selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamulakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.Mengenai ayat diatas al-Qurtubi menjelas bahwa Allah swt akan menggantikanpengorbanan yang dilakukan oleh hamba-Nya, baik pengorbanan harta benda maupunpengorbanan nyawa dengan balasan surga.

Pengorbanan diatas tersebut harusberdasar niat.9Sebagaimana kaidah fiqih menjelaskan mengenai niat:?????? ????????Segala perkara tergantungpada niatnyaKaidah diatasmemberikan pengertian bahwa setiap amal perbuatan, baik berupa perkataan maupunperbuatan diukur melalui niat orang yang melakukan. Dalam perbuatan ibadah,yaitu amal perbuatan dalam hubungannya dengan Allah (Hablum minallah), niat(karena dan untuk Allah) adalah merupakan rukun, sehingga menentukan sah atautidaknya sesuatu amal. Sedangkan dalam perbuatan yang ada hubungannya dengansesama makhluk (Hablum minan nas) seperti muamalah, munakahah, jinayah dansebagainya. Niat adalah merupakan penentu apakah perbuatan-perbuatan tersebutmempunyai nilai ibadah, sehingga merupakan perbuatan mendekatkan diri kepadaAllah atau bukan ibadah.Sedangkan menurutNawaf Hayl, ayat di atas dengan jelas menunjukan bahwa untuk menebus surgaadalah dengan menyerahkan nafs (jiwa), dan ini dapat dilakukan denganaksi bom bunuh diri.

Karena bagi seorang Mujahid hanya ada dua kemungkinan,pulang dengan selamat atau dia mati di medan perang, dan bagi pelaku bom bunuhdiri adalah dia akan mati.10Dalam al-Quran surat at-Tubah ayat 5 allah berfirman:??? ????????? ??????????? ????????? ??????????? ?????????????? ?????? ??????????????? ??????????? ?????????????? ??????????? ?????? ????? ???????? ? ?????? ??????? ??????????? ?????????? ???????? ?????????? ????????? ??????????? ? ????? ??????? ??????? ???????Apabila sudah habis bulan-bulanHaram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka,dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka danintailah ditempat pengintaian. Jika merekabertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepadamereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.Quraish Shihab menjelaskan mengenai Ayattersebut dalam tafsir al-misbah: “Apabila masa perlindungan selama empat bulan itutelah habis, maka perangilah orang-orang musyrik yang melanggar perjanjian dimana pun berada. Tangkaplah mereka dengan kekerasan. Kepunglah mereka dari segalapenjuru.

Intailah mereka di semua tempat. Apabila mereka telah bertobat dari kekufurandan berpegang teguh kepada hukum-hukum Islam dengan mengerjakan salat dan menunaikanzakat, berikanlah kebebasan kepada mereka, karena mereka telah masuk dalamagama Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun atas orang yang bertobat, dan MahaPenyayang pada hamba-hamba-Nya.”11Dalam sebuah hadist Muhamad SAW riwayat Muslimtentang kisah ashab al-ukhdud penulisdapati kisah yang cocok dengan bahasan kali ini, berikut ini sebagian kutipan darikisah panjang tersebut:???? ????? ??? ??? ?????? ??? ???? ?? ???? ?? ??? ??? ?? ??? ???? ????? ?? ???? ???? ??????? ??? ??? ?? ?? ???? ?? ?????? ?? ?? ????? ?? ??? ????? ?? ?? ???? ???? ?? ?????? ?? ????? ???? ??? ???? ??? ?????? ???? ????? ?? ???? ???? ????? ??? ??? ?? ??? ???? ?? ?????? ?? ??? ????? ?? ??? ????? ?? ??? ???? ???? ?? ?????? ?? ???? ???? ????? ?? ???? ???? ??? ?? ???? ?? ???? ????? ???? ???? ????? ???? ??? ?????? ???? ??? ?????? ???? ??? ?????? ???? ????? ???? ?? ????? ?? ??? ???? ?? ????? ??? ?? ???? ?? ??? ?????12″Kemudian pemuda itu berkata kepada raja “Engkau tak kan dapat membunuhkukecuali jika engkau menurut perintahku maka dengan itu engkau akan dapat membunuhku”Raja bertanya: “Apakah perintahmu?” Jawabpemuda: “Kau kumpulkan semua orang disuatu lapangan, lalu engkau gantung aku di atas tiang, lalu kau ambil anak panahmilikku ini dan kau letakkan di busur panah dan membaca: Bismillahi Rabbil ghulaam(Dengan nama Allah Tuhan pemuda ini), kemudian anda lepaskan anak panah itu,maka dengan itu anda dapat membunuhku”. Maka semua usul pemuda itu dilaksanakanoleh raja, dan ketika anak panah telah mengenai pelipis pemuda itu ia mengusap dengantangannya dan langsung mati, maka semua orang yang hadirberkata: “Aamannaa birrabilghulaam (Kami beriman kepada Tuhannya pemuda itu)”.

Sesudah itu ada orangmendatangi raja dan berkata: “tidakkah anda melihatapa yang anda takutkan? DemiAllah, ketakutan anda telah datang; orang-orang sudah beriman”. Dalam riwayat di atas, seorang pemudasultan/raja untuk membunuhnya. Hal ini adalah peristiwa bunuh diri, namun bukanbunuh diri yang timbul karena keputusasaan atau hal-hal rendah lainnya, tetapi bunuhdiri yang dimotivasi oleh keinginan menyadarkan seorang raja angkuh dan seluruhrakyatnya akan kebenaran islam. Kematian satu pemuda muslim tadi ternyata mampumenggugah masyarakat  banyak sehingga merekamasuk islam. Dalam hadist tersebut, Nabi Muhammad memberikan pujian bagi pengorbananpemuda syahid tersebut meskipun dia bisa dibilang bunuh diri.Hukum boleh yang dilakukan oleh yangbunuh diri pada dasarnya hukum asal yang diperuntukkan bagi keadaan-keadaan perangyang korbannya dan untung ruginya telah diperhitungkan akan menguntungkan pihakislam. Dalam beberapa kasus mengenai bom bunuh diri secara khusus, bom bunuh diridapat saja haram hukumnya, semisal bilamana dilakukan di tempat-tempat yangjusteru akan menimbulkan lebih banyak korban muslim, atau dilakukan dengan melampauibatas sehingga mencoreng citra dan harkat martabat islam yang konsekuensinya akanfatal terhadap perjuangan dakwah secara umum serta berpotensi terjadinya balasanyang lebih besar di tempat-tempat minoritas muslim yang tidak dapat kita bantu.

 C.            PENUTUPa.            Kesimpulan MUI dalammengistinbathkan hukum bersumber dari Al-Quran dan Al-Hadits Setelahmenguraikan metode istinbath hukum MUI diatas maka dapat disampaikan bahwa MUIadalah salah satu lembaga agama islam di indonesia yang mempunyai peranan luhursebagai pengayom bagi umat Islam Indonesia terutama di dalam memecahkan danmenjawab seluruh persoalan sosial-keagamaan dan kebangsaan yang timbul ditengah-tengah masyarakat. Jawaban yang diberikan oleh MUI adalah fatwa yangdikeluarkan melalui Komisi Fatwa MUI secara kolektif, baik di tingkat pusatmaupun provinsi dan kabupaten/kota. Penetapan fatwa MUI didasarkan sumber hukumIslam yaitu Al-Qur’an, Sunnah (Hadis), Ijma` dan Qiyas.

Adapun pendekatanyang digunakan atau metodologi yang di gunakan oleh MUI dalam istinbath hukum merujukpada tujuan hukum islam sendiri/ Maqashid Asyariah yang mendatangkankemaslahatan secara kolektif.Pada dasarnyamelakukan BOM Bunuh Diri adalah boleh oleh yang bunuh diri pada dasar nya hukumasal yang diperuntukkan bagi keadaan-keadaan perang yang korbannya dan untungruginya telah diperhitungkan akan menguntungkan pihak islam. Dalam beberapakasus bom bunuh diri secara khusus, bom bunuh diri dapat saja haram hukumnya,semisal bila dilakukan di tempat-tempat yang justeru akan menimbulkan lebih banyakkorban muslim, atau dilakukan dengan melampaui batas sehingga mencoreng citraislam yang konsekuensinya akan fatal terhadap perjuangan dakwah secara umumserta berpotensi terjadinya balasan yang lebih besar di tempat-tempat minoritasmuslim yang tidak dapat kita bantu1 Zulfi Mubarok, TAFSIR JIHADmenyingkap tabir fenomena terorisme global (Malang:IKAPI 2011),hlm.

2132 Ibid,.. hlm.

53 https://jalandamai.org/membongkar-narasi-jihad-terorisme.html4http://majelispenulis.blogspot.com/2011/02/adab-al-mizah.

html5http://ahmadsudardi.blogspot.com/2013/05/larangan-membuat-takutsusah-sesama.

html6ibid7JaihMubarok, Fiqh Siyasah; Study tentangIjtihad dan Fatwa Politik di Indonesia, Pustaka Bani Quraisy, Bandung 2005,hlm.142-147.8 Ma’ruf Amin dkk, Himpunan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Sejak 1975,(Jakarta: Erlangga, 2011), h.

76.9Muhammad bin Ahmad Abu Bakar bin Farah al-Qurthuby Abu Abdullah sebagaimanadikutip oleh Imam Mustofa “Bom Bunuh diri : Antara Jihad Dan Teror (MeluruskanPemahaman Hukum Bom Bunuh diri)”, dalam Jurnal al-Manahij Vol V,No. 1, Januari2011 (109-124), h.112.10Nawaf Hayl al-Tikrury sebagaiamana dikutip oleh Imam Mustofa dalam IjtihadKontemporer Menuju Fiqih Kontekstual, (Jakarta : PT Raja Grafindo Persada), h.131.11M.Quraish Shihab, Tafsir al-Mishbah:pesan, kesan dan keserasian al-Qur’an,Jakarta:Lentera Hati, 200212Maktabah syamila, hadits Muslim, IV, 2300.